Cardano Woman Indonesia & Cardano Hub Indonesia — Meetup Leader

Pada Agustus 2026, para pemimpin dari Cardano Hub Indonesia, Cardano Woman Indonesia, dan perwakilan dari komunitas di Surabaya dan Bandung mengadakan serangkaian pertemuan untuk menyelaraskan visi dan strategi. Pertemuan ini difasilitasi oleh Fanny Wijaya, selaku Cardano Ambassador Indonesia dan pendiri Cardano Woman Indonesia.

Beberapa topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah:

  • Perkembangan Komunitas dan Pembelajaran: Komunitas di Surabaya dan Bandung terus aktif mengadakan pertemuan rutin, dengan Cardano Woman Indonesia di Surabaya yang sudah menggelar forum mini dua kali sebulan. Buku “Cardano From Other POV” menjadi andalan dalam sesi belajar, dengan target menyelesaikan 12 seri pada akhir 2026.

  • Penjaringan Aspirasi dan Keluhan: Pertemuan menjadi wadah bagi para pemimpin komunitas untuk menyampaikan masukan dan keluhan dari anggota di lapangan. Diskusi juga mencakup peluang karier di blockchain untuk berbagai peran dan tantangan yang dihadapi perempuan di ruang yang didominasi pria.

  • Penyusunan Rencana 2027: Fokus utama pertemuan adalah merumuskan strategi untuk tahun 2027. Rencana ini didasarkan pada Roadmap Indonesia 2026 yang telah disusun selaras dengan prioritas Cardano Foundation.

Rencana 2027: Menuju Adopsi dan Dampak Nyata

Berbekal fondasi yang kuat, para pemimpin komunitas menyusun rencana ambisius untuk 2027 yang berfokus pada empat pilar utama:

  • Edukasi dan Pengembangan Kapasitas: Memperkuat jalur edukasi dengan dua pendekatan utama: (1) seri edukasi dasar hingga menengah untuk pemula dan perempuan, dan (2) seri edukasi teknis (AIKEN Education Series) untuk mengembangkan pipeline developer Cardano di Indonesia.

  • Adopsi dan Pertumbuhan Ekosistem: Komunitas akan terus berperan sebagai “execution layer” untuk mendorong adopsi melalui Cardano Indonesian Town Hall (forum bulanan) dan Cardano Hub Indonesia (jembatan kolaborasi dengan bisnis dan institusi). Eksplorasi teknologi baru seperti Midnight Network yang menawarkan privasi terprogram (programmable privacy) juga menjadi fokus.

  • Tata Kelola dan Partisipasi: Meningkatkan literasi dan partisipasi dalam tata kelola Cardano melalui Cardano Governance Education Series, yang mencakup edukasi tentang alat voting, delegasi, dan mekanisme kontribusi dalam sistem.

  • Riset dan Pemetaan Kebutuhan: Melanjutkan upaya riset untuk memetakan hambatan adopsi dan kebutuhan pembelajaran. Hal ini dilakukan melalui wawancara riset internal dan eksternal, serta riset terhadap pola keberhasilan proposal di Project Catalyst (Fund 12–14).

Dengan menyelaraskan semua inisiatif ini, komunitas Cardano di Indonesia bertekad menjadi salah satu wilayah Cardano paling aktif dan berkelanjutan secara global pada tahun 2027

English__
In August 2026, leaders from Cardano Hub Indonesia and Cardano Woman Indonesia, along with community representatives from Surabaya and Bandung, held a series of meetings to align their visions and strategies. These meetings were facilitated by Fanny Wijaya, a Cardano Ambassador for Indonesia and the founder of Cardano Woman Indonesia.

Key topics discussed included:

  • Community Development and Learning: Communities in Surabaya and Bandung remain active in holding regular gatherings, with the Cardano Woman Indonesia chapter in Surabaya hosting mini-forums twice a month. The book “Cardano From Other POV” serves as a core resource for study sessions, with a goal to complete the 12-part series by the end of 2026.
  • Gathering Aspirations and Concerns: The meetings provided a platform for community leaders to convey feedback and concerns from members on the ground. Discussions also covered blockchain career opportunities across various roles and the challenges women face in this male-dominated space.
  • Formulating the 2027 Plan: The primary focus was to formulate a strategy for 2027. This plan is based on the Indonesia 2026 Roadmap, which was developed in alignment with the Cardano Foundation’s priorities.

The 2027 Plan: Towards Adoption and Tangible Impact.

Building on a strong foundation, community leaders drafted an ambitious plan for 2027 centered on four key pillars:

  • Education and Capacity Building: Strengthening educational pathways through two main approaches: (1) basic-to-intermediate educational series for beginners and women, and (2) technical education series (AIKEN Education Series) to develop the Cardano developer pipeline in Indonesia.
  • Adoption and Ecosystem Growth: The community will continue to act as an “execution layer” to drive adoption through the Cardano Indonesian Town Hall (a monthly forum) and Cardano Hub Indonesia (a bridge for collaboration with businesses and institutions). Exploring new technologies—such as Midnight Network, which offers programmable privacy—is also a key focus.
  • Governance and Participation: Enhancing literacy and participation in Cardano governance through the Cardano Governance Education Series, which covers voting tools, delegation, and contribution mechanisms within the system.
  • Research and Needs Assessment: Continuing research efforts to identify adoption barriers and learning needs. This involves conducting internal and external research interviews and analyzing proposal success patterns in Project Catalyst (Funds 12–14).

By aligning these initiatives, the Cardano community in Indonesia aims to become one of the most active and sustainable Cardano regions globally by 2027.