Peran Perempuan dalam Blockchain untuk Inovasi Cardano di Indonesia

Blockchain merupakan wadah untuk menuangkan kolaborasi ide. Sayangnya, di Indonesia yang masih lekat dengan patriarki, partisipasi perempuan dalam dunia blockchain masih bisa dikatakan minim. Padahal, sesungguhnya partisipasi perempuan terbukti mampu berkontribusi dalam menciptakan inovasi yang lebih beragam, solusi dan dampak sosial yang lebih luas.

Perempuan, utamanya di Indonesia, untuk terjun dalam ekosistem Blockchain seringkali menghadapi berbagai tantangan seperti akses informasi yang terbatas, hingga stereotip bahwa perempuan seharusnya di rumah dan dunia teknologi hanya identik dengan laki-laki. Akibatnya, tidak banyak perempuan yang terjun dalam dunia ini.

Untuk itu Black Parade Campaign hadir dengan misi membentangkan jalan untuk perempuan di Indonesia agar perempuan Indonesia bisa aktif berpartisipasi dalam ekosistem Blockchain utamanya Cardano.

Dengan dukungan yang tepat, perempuan bisa menjadi motor penggerak inovasi blockchain di Indonesia. Karena inovasi yang inklusif hanya bisa terwujud dari partisipasi banyak pihak.

English Version

Blockchain is a container for pouring ideas collaboration. Unfortunately, in Indonesia that is still attached to patriarchy, women’s participation in the world of blockchain can still be said to be minimal. In fact, in fact women’s participation is proven to be able to contribute in creating more diverse innovations, broader solutions and social impacts.

Women, especially in Indonesia, to enter the blockchain ecosystem often face various challenges such as limited access to information, to stereotypes that women should be at home and the world of technology are only synonymous with men. As a result, not many women are involved in this world.

For this reason, Black Parade Campaign comes with a mission to unfurl the way for women in Indonesia so that Indonesian women can actively participate in the blockchain ecosystem, especially Cardano.

With the right support, women can be a motorcycle driving blockchain innovation in Indonesia. Because inclusive innovation can only be realized from the participation of many parties.